Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan Baker Hughes Co: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan Baker Hughes Co diperdagangkan di $58,37 (kapitalisasi pasar $57,10B). Perbedaan utamanya: Baker Hughes Co membagikan dividen 1,6%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | BKR | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $69,67 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $38,68 |
Kapitalisasi Pasar | — | $57,10B |
Nilai Perusahaan | — | $58,50B |
Imbal Hasil Dividen | — | 1,6% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
BKR (Baker Hughes) diperdagangkan pada $57.56, naik 0.63% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun didukung fundamental yang solid. Perusahaan melaporkan laba bersih $2.59 miliar pada 2025 dengan margin 11.17%, dan telah mengalahkan perkiraan EPS dalam tiga kuartal terakhir. Berita terbaru menunjukkan ekspansi di sektor LNG dan energi terbarukan, sementara analis konsensus memberikan target harga $73.45 dengan 67% rekomendasi beli.
Outlook BKR positif didorong pertumbuhan kontrak LNG dan diversifikasi energi, namun menghadapi risiko volatilitas harga minyak dan persaingan ketat. Valuasi wajar dengan P/E 18.39 menawarkan potensi kenaikan 28% menuju target konsensus, meski tekanan teknis jangka pendek perlu diwaspadai.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Baker Hughes adalah pemimpin global dalam layanan dan perlengkapan pertambangan minyak bumi, di mana mereka menonjol dalam hal artificial lift, bahan kimia khusus, dan completion market. Sisi lainnya dari bisnis mereka berfokus pada pembangkitan energi industrial, pemrosesan solusi, dan manajemen aset industrial, dengan eksposur tinggi ke pasar gas alam cair secara spesifik, sekaligus end market industri secara luas.
Selengkapnya di halaman BKR →