Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Global X FTSE Southeast Asia ETF dan AstraZeneca plc: Global X FTSE Southeast Asia ETF diperdagangkan di $20,65, sedangkan AstraZeneca plc diperdagangkan di $169,7 (kapitalisasi pasar $262,75B). Perbedaan utamanya: AstraZeneca plc membagikan dividen 1,84%, sedangkan Global X FTSE Southeast Asia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASEA | AZN | |
|---|---|---|
Sektor | Sector/Thematic | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $20,65 | $209,48 |
Terendah 52 Minggu | $16,31 | $137,44 |
Kapitalisasi Pasar | — | $262,75B |
Nilai Perusahaan | — | $289,00B |
Imbal Hasil Dividen | — | 1,84% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham ASEA diperdagangkan pada $20.65, naik 0.63% hari ini dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Data fundamental seperti P/E dan margin laba tidak tersedia dalam snapshot ini, namun dividen H1-2026 sebesar $0.41 telah diumumkan dengan tanggal cum 26 Juni 2026. Analisis teknis menunjukkan momentum positif dengan support kuat di $20.
Outlook jangka pendek didukung momentum teknis, namun ketiadaan data fundamental terkini membatasi penilaian mendalam. Risiko utama termasuk volatilitas pasar dan ketergantungan pada pengungkapan finansial mendatang. Investor perlu menunggu laporan kuartalan untuk mengevaluasi kesehatan bisnis dan prospek pertumbuhan perusahaan.
Saham AstraZeneca (AZN) turun 3,85% menjadi $171,61 setelah kegagalan uji klinis Fase 3 untuk obat jantung Wainua. Secara teknis, sinyal bearish dengan support kunci di $167. Fundamental tetap kuat dengan pendapatan 2025 mencapai $58,74 miliar dan margin laba bersih 17,19%. Analis tetap optimis dengan 47,5% rekomendasi beli meski ada tekanan jangka pendek.
Outlook: Tekanan jangka pendek dari kegagalan uji klinis, namun fundamental perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan pendapatan berkelanjutan. Risiko utama meliputi ketergantungan pipeline dan volatilitas pasar. Peluang investasi terletak pada valuasi yang wajar (P/E 25,84) dan portofolio produk yang terdiversifikasi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
ASEA melacak kinerja perusahaan terbesar di Asia Tenggara. ETF ini memberikan akses ke pasar berkembang utama termasuk Singapura, Indonesia, Thailand, dan Malaysia, dengan fokus besar pada sektor finansial seperti DBS Group dan Bank Central Asia.
Selengkapnya di halaman ASEA →Bergabungnya antara Astra asal Swedia dengan Zeneca Group asal Inggris membentuk AstraZeneca pada tahun 1999. Perusahaan ini menjual obat bermerek untuk beberapa kelas terapi utama, termasuk gastrointestinal, diabetes, cardiovascular, respiratory, kanker, dan imunologi. Sebagian besar penjualan berasal dari pasar internasional dengan Amerika Serikat merepresentasikan hampir sepertiga angka penjualan mereka.
Selengkapnya di halaman AZN →