Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Dayin MitraTbk (ASDM) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Asuransi Dayin MitraTbk
Enseval Putera Megatrading Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Dayin MitraTbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Asuransi Dayin MitraTbk diperdagangkan di Rp530 (kapitalisasi pasar 193,92 M, volume 24 jam 104 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.350 (kapitalisasi pasar 6,31 T, volume 24 jam 11,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 32,5× kapitalisasi pasar Asuransi Dayin MitraTbk, dan Asuransi Dayin MitraTbk lebih aktif diperdagangkan (104 rb vs 11,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASDMEPMT
Kapitalisasi Pasar
193,92 M6,31 T
Volume
104 rb11,1 rb
Lot
1,04 rb111
Perputaran
54,09 jt25,94 jt
Harga Rata-rata
520,122.337,03
Nilai Transaksi
54,09 jt25,94 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
530
Volume Ekuilibrium Indikatif
95

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASDM
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Asuransi Dayin MitraTbk

PT Asuransi Dayin Mitra Tbk (the Company) was incorporated based on Notarial Deed No. 4 of Didi Sudjadi, S.H., dated April 1, 1982.

Selengkapnya di halaman ASDM

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT