Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Bintang Tbk (ASBI) vs RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index (XILV)

Asuransi Bintang Tbk
RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp416 (kapitalisasi pasar 142,84 M, volume 24 jam 1 rb), sedangkan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index diperdagangkan di Rp97 (kapitalisasi pasar 2,34 M, volume 24 jam 28,9 rb). Perbedaan utamanya: Asuransi Bintang Tbk jauh lebih besar — sekitar 61× kapitalisasi pasar RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index, dan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index lebih aktif diperdagangkan (28,9 rb vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASBIXILV
Kapitalisasi Pasar
142,84 M2,34 M
Volume
1 rb28,9 rb
Lot
10289
Perputaran
412,6 rb2,81 jt
Harga Rata-rata
412,697,28
Nilai Transaksi
412,6 rb2,81 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASBI
Lihat detail

Tentang Asuransi Bintang Tbk

PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman ASBI

Tentang RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index

Selengkapnya di halaman XILV