Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Bintang Tbk (ASBI) vs Maxindo Karya Anugerah Tbk. (MAXI)

Asuransi Bintang Tbk
Maxindo Karya Anugerah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan Maxindo Karya Anugerah Tbk.: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp416 (kapitalisasi pasar 142,84 M, volume 24 jam 1 rb), sedangkan Maxindo Karya Anugerah Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 480,5 M, volume 24 jam 3,31 jt). Perbedaan utamanya: Maxindo Karya Anugerah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Asuransi Bintang Tbk, dan Maxindo Karya Anugerah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,31 jt vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASBIMAXI
Kapitalisasi Pasar
142,84 M480,5 M
Volume
1 rb3,31 jt
Lot
1033,07 rb
Perputaran
412,6 rb165,36 jt
Harga Rata-rata
412,650
Nilai Transaksi
412,6 rb165,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
50
Volume Ekuilibrium Indikatif
3

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASBI
Lihat detail
MAXI
Lihat detail

Tentang Asuransi Bintang Tbk

PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman ASBI

Tentang Maxindo Karya Anugerah Tbk.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 26 of Dwi Swandiani, S.H., dated July 11, 2002. The Company started its commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman MAXI