Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asuransi Bintang Tbk (ASBI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Asuransi Bintang Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp416 (kapitalisasi pasar 142,84 M, volume 24 jam 1 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.010 (kapitalisasi pasar 24,51 T, volume 24 jam 12,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 171,6× kapitalisasi pasar Asuransi Bintang Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,44 jt vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASBIJPFA
Kapitalisasi Pasar
142,84 M24,51 T
Volume
1 rb12,44 jt
Lot
10124,38 rb
Perputaran
412,6 rb25,39 M
Harga Rata-rata
412,62.041,41
Nilai Transaksi
412,6 rb25,39 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASBI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Asuransi Bintang Tbk

PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman ASBI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA