Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Asuransi Bintang Tbk (ASBI) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Asuransi Bintang TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp418 (kapitalisasi pasar 144,93 M, volume 24 jam 6,5 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.160 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 433,2 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,7× kapitalisasi pasar Asuransi Bintang Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (433,2 rb vs 6,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ASBIIPCC
Kapitalisasi Pasar
144,93 M2,13 T
Volume
6,5 rb433,2 rb
Lot
654,33 rb
Perputaran
2,72 jt502,97 jt
Harga Rata-rata
417,941.161,05
Nilai Transaksi
2,72 jt502,97 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
495

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ASBI
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Asuransi Bintang Tbk

PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman ASBI

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC