Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Asuransi Bintang Tbk dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk: Asuransi Bintang Tbk diperdagangkan di Rp416 (kapitalisasi pasar 142,84 M, volume 24 jam 1 rb), sedangkan Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.175 (kapitalisasi pasar 16,95 T, volume 24 jam 11,84 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 118,7× kapitalisasi pasar Asuransi Bintang Tbk, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (11,84 jt vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| ASBI | BBTN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 142,84 M | 16,95 T |
Volume | 1 rb | 11,84 jt |
Lot | 10 | 118,41 rb |
Perputaran | 412,6 rb | 14,09 M |
Harga Rata-rata | 412,6 | 1.189,56 |
Nilai Transaksi | 412,6 rb | 14,09 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | — | 1.175 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | — | 5,51 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Asuransi Bintang Tbk (the Company) was established on March 17, 1955 based on Notarial Deed No. 63 of Raden Meester Soewandi, a public notary in Jakarta. The just passing 1999 marked the Bintang's complete 44 service in Indonesia. Along this period, the Company established on March 17th, 1955 has been proving itself as in insurance company persistently holding its commitment. In 1989, Bintang took important step by entering the stock exchange and registered itself at Jakarta and Surabaya Stock Exchange.
Selengkapnya di halaman ASBI →PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.
Selengkapnya di halaman BBTN →