Perbedaan Artyfact dan Walrus: Artyfact diperdagangkan di Rp311,85 (kapitalisasi pasar Rp9,79M, volume 24 jam Rp4,7M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp374,39 (kapitalisasi pasar Rp945,03M, volume 24 jam Rp111,55M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 96,5× kapitalisasi pasar Artyfact, dan suplai beredar Artyfact 19,5M / 25M ARTY (78%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Artyfact selama 9 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| ARTY | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,79M | Rp945,03M |
Volume (24h) | Rp4,7M | Rp111,55M |
Suplai yang Beredar | 19,5M / 25M ARTY (78%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Artyfact adalah cryptocurrency deflasi dan token tata kelola untuk ekosistem Artyfact. Token ini berfungsi sebagai mata uang dalam game sekaligus utilitas untuk berbagai aktivitas metaverse. Pengguna dapat memperoleh ARTY dengan bermain game AAA GameFi, serta membeli dan memperdagangkan aset game sebagai NFT. Platform ini juga menyelenggarakan acara virtual seperti konser, pameran NFT, dan turnamen eSports.
Selengkapnya di halaman ARTY →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →