Perbedaan Artyfact dan Phoenix: Artyfact diperdagangkan di Rp311,85 (kapitalisasi pasar Rp9,79M, volume 24 jam Rp4,7M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: Phoenix jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar Artyfact, dan suplai beredar Artyfact 19,5M / 25M ARTY (78%) dibanding 69,3M / 76M PHB (92%) milik Phoenix. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Artyfact selama 9 Hari dan Phoenix selama 30 Hari.
| ARTY | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,79M | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp4,7M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 19,5M / 25M ARTY (78%) | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 30 Hari |
Artyfact adalah cryptocurrency deflasi dan token tata kelola untuk ekosistem Artyfact. Token ini berfungsi sebagai mata uang dalam game sekaligus utilitas untuk berbagai aktivitas metaverse. Pengguna dapat memperoleh ARTY dengan bermain game AAA GameFi, serta membeli dan memperdagangkan aset game sebagai NFT. Platform ini juga menyelenggarakan acara virtual seperti konser, pameran NFT, dan turnamen eSports.
Selengkapnya di halaman ARTY →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →