Perbedaan Artyfact dan Gram: Artyfact diperdagangkan di Rp311,85 (kapitalisasi pasar Rp9,79M, volume 24 jam Rp4,7M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.739 (kapitalisasi pasar Rp65,86T, volume 24 jam Rp620,39M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 6727,3× kapitalisasi pasar Artyfact, dan suplai Artyfact dibatasi (19,5M / 25M ARTY (78%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Artyfact selama 9 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ARTY | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,79M | Rp65,86T |
Volume (24h) | Rp4,7M | Rp620,39M |
Suplai yang Beredar | 19,5M / 25M ARTY (78%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 9 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token Artyfact menunjukkan kapitalisasi pasar Rp9,79 juta dengan supply beredar 19,5 juta dari total 25 juta token (78%). Hold time rata-rata 9 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas tinggi dengan pergerakan harga yang fluktuatif, sementara fundamental jangka panjang bergantung pada adopsi ekosistem AI dalam blockchain.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi adopsi teknologi AI di ekosistem crypto, namun risiko signifikan mencakup likuiditas terbatas, volatilitas ekstrem, dan ketidakpastian regulasi crypto di Indonesia.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Artyfact adalah cryptocurrency deflasi dan token tata kelola untuk ekosistem Artyfact. Token ini berfungsi sebagai mata uang dalam game sekaligus utilitas untuk berbagai aktivitas metaverse. Pengguna dapat memperoleh ARTY dengan bermain game AAA GameFi, serta membeli dan memperdagangkan aset game sebagai NFT. Platform ini juga menyelenggarakan acara virtual seperti konser, pameran NFT, dan turnamen eSports.
Selengkapnya di halaman ARTY →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →