Perbedaan Artyfact dan Epic Chain: Artyfact diperdagangkan di Rp311,85 (kapitalisasi pasar Rp9,79M, volume 24 jam Rp4,7M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp6.354 (kapitalisasi pasar Rp214,53M, volume 24 jam Rp295,73M). Perbedaan utamanya: Epic Chain jauh lebih besar — sekitar 21,9× kapitalisasi pasar Artyfact, dan suplai beredar Artyfact 19,5M / 25M ARTY (78%) dibanding 33,6M / 33,6M EPIC (100%) milik Epic Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Artyfact selama 9 Hari dan Epic Chain selama 9 Hari.
| ARTY | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,79M | Rp214,53M |
Volume (24h) | Rp4,7M | Rp295,73M |
Suplai yang Beredar | 19,5M / 25M ARTY (78%) | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Artyfact adalah cryptocurrency deflasi dan token tata kelola untuk ekosistem Artyfact. Token ini berfungsi sebagai mata uang dalam game sekaligus utilitas untuk berbagai aktivitas metaverse. Pengguna dapat memperoleh ARTY dengan bermain game AAA GameFi, serta membeli dan memperdagangkan aset game sebagai NFT. Platform ini juga menyelenggarakan acara virtual seperti konser, pameran NFT, dan turnamen eSports.
Selengkapnya di halaman ARTY →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →