Perbedaan ARPA dan ZeroLend: ARPA diperdagangkan di Rp155,41 (kapitalisasi pasar Rp236,82M, volume 24 jam Rp72,11M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: ARPA jauh lebih besar — sekitar 23,9× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai ZeroLend dibatasi (54,9B / 100B ZERO (55%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| ARPA | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp236,82M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp72,11M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 27 Hari |
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →