Perbedaan ARPA dan Nano: ARPA diperdagangkan di Rp151,61 (kapitalisasi pasar Rp230,79M, volume 24 jam Rp87,91M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.643 (kapitalisasi pasar Rp879,78M, volume 24 jam Rp2,31M). Perbedaan utamanya: Nano jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai Nano dibatasi (133,2M / 133,2M XNO (100%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| ARPA | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp230,79M | Rp879,78M |
Volume (24h) | Rp87,91M | Rp2,31M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →