Perbedaan ARPA dan Virtuals Protocol: ARPA diperdagangkan di Rp154,84 (kapitalisasi pasar Rp235,26M, volume 24 jam Rp68,44M), sedangkan Virtuals Protocol diperdagangkan di Rp10.617 (kapitalisasi pasar Rp6,99T, volume 24 jam Rp1,81T). Perbedaan utamanya: Virtuals Protocol jauh lebih besar — sekitar 29,7× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai Virtuals Protocol dibatasi (657,9M / 1B VIRTUAL (66%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan Virtuals Protocol selama 20 Hari.
| ARPA | VIRTUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp235,26M | Rp6,99T |
Volume (24h) | Rp68,44M | Rp1,81T |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 657,9M / 1B VIRTUAL (66%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah mata uang kripto yang berfokus pada peningkatan pengalaman virtual dengan menggabungkan AI dan Metaverse. Ia bertindak sebagai fondasi untuk game AI yang dapat disesuaikan dan dibagikan yang dibuat oleh orang-orang. Proyek ini bertujuan untuk memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan dunia virtual yang imersif.
Selengkapnya di halaman VIRTUAL →