Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan Threshold: ARPA diperdagangkan di Rp160,04 (kapitalisasi pasar Rp244,39M, volume 24 jam Rp330,34M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp61,22 (kapitalisasi pasar Rp682,84M, volume 24 jam Rp106,79M). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai Threshold dibatasi (11,2B / 11,2B T (100%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan Threshold selama 24 Hari.
| ARPA | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp244,39M | Rp682,84M |
Volume (24h) | Rp330,34M | Rp106,79M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
Threshold (T) saat ini diperdagangkan pada Rp60.561 dengan kapitalisasi pasar Rp674,91M. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual kuat (13 sinyal jual), sementara osilator netral. Token berada di zona support kritis (S1=60) dengan pola perdagangan menunjukkan volatilitas tinggi. Supply sirkulasi telah mencapai 100% dari total 11,2M token.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp57. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp63. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis yang dominan bearish.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →