Perbedaan ARPA dan FC Porto Fan Token: ARPA diperdagangkan di Rp151,64 (kapitalisasi pasar Rp230,98M, volume 24 jam Rp91,22M), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.670 (kapitalisasi pasar Rp99,39M, volume 24 jam Rp26,72M). Perbedaan utamanya: ARPA jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai FC Porto Fan Token dibatasi (13M / 40M PORTO (33%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| ARPA | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp230,98M | Rp99,39M |
Volume (24h) | Rp91,22M | Rp26,72M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →