Perbedaan ARPA dan KernelDAO: ARPA diperdagangkan di Rp154,88 (kapitalisasi pasar Rp235,2M, volume 24 jam Rp68,58M), sedangkan KernelDAO diperdagangkan di Rp653,8 (kapitalisasi pasar Rp185,98M, volume 24 jam Rp112,07M). Perbedaan utamanya: ARPA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai KernelDAO dibatasi (286,3M / 1B KERNEL (29%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan KernelDAO selama 14 Hari.
| ARPA | KERNEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp235,2M | Rp185,98M |
Volume (24h) | Rp68,58M | Rp112,07M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 286,3M / 1B KERNEL (29%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.
Selengkapnya di halaman KERNEL →