Perbedaan ARPA dan Jito: ARPA diperdagangkan di Rp151,64 (kapitalisasi pasar Rp230,79M, volume 24 jam Rp87,91M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp483,09M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 21,8× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai beredar ARPA 1,5B ARPA dibanding 509,5M JTO milik Jito. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| ARPA | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp230,79M | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp87,91M | Rp483,09M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 42 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →