Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan Story: ARPA diperdagangkan di Rp157,5 (kapitalisasi pasar Rp240,92M, volume 24 jam Rp214,92M), sedangkan Story diperdagangkan di Rp5.692 (kapitalisasi pasar Rp1,92T, volume 24 jam Rp231,18M). Perbedaan utamanya: Story jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai beredar ARPA 1,5B ARPA dibanding 356,6M IP milik Story. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan Story selama 22 Hari.
| ARPA | IP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp240,92M | Rp1,92T |
Volume (24h) | Rp214,92M | Rp231,18M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 356,6M IP |
Typical Hold Time | 40 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
Token IP menunjukkan sinyal teknis bearish dengan tekanan jual dominan di pasar, meskipun indikator osilator berada di zona netral. Market cap mencapai Rp1,92 triliun dengan supply beredar 356,6 juta token. Hold time rata-rata 22 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Posisi saat ini berada di zona support kritis dengan level kunci di Rp4.809-Rp5.407.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan momentum bearish yang kuat. Peluang rebound terbatas di support kuat Rp4.809, namun risiko penurunan lebih lanjut tinggi jika level ini tidak bertahan. Investor perlu memantau volume trading dan sentimen pasar crypto secara keseluruhan untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Story adalah blockchain Layer 1 yang dirancang sebagai fondasi untuk hak kekayaan intelektual (IP) di internet. Platform ini memungkinkan para kreator untuk mendaftarkan, melisensikan, dan memonetisasi aset IP mereka secara mudah. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, Story menyediakan kerangka kerja yang transparan dan efisien untuk atribusi, lisensi, dan komersialisasi IP.
Selengkapnya di halaman IP →