Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan io.net: ARPA diperdagangkan di Rp157,32 (kapitalisasi pasar Rp238,29M, volume 24 jam Rp217,76M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp3.020 (kapitalisasi pasar Rp1,1T, volume 24 jam Rp521,93M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai io.net dibatasi (362,5M / 800M IO (46%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan io.net selama 33 Hari.
| ARPA | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp238,29M | Rp1,1T |
Volume (24h) | Rp217,76M | Rp521,93M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 362,5M / 800M IO (46%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
Token IO saat ini diperdagangkan pada Rp3.006 dengan kapitalisasi pasar Rp1,1 triliun, menunjukkan sinyal teknis netral. Harga berada di dekat level pivot Rp3.086 dengan support kuat di Rp2.939 dan resistance di Rp3.191. Sirkulasi token mencapai 46% dari total supply 800 juta IO, dengan rata-rata hold time 32 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook netral dengan peluang dari posisi teknis yang stabil, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan regulator kripto perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →