Perbedaan ARPA dan Huma Finance: ARPA diperdagangkan di Rp153,8 (kapitalisasi pasar Rp233,52M, volume 24 jam Rp68,72M), sedangkan Huma Finance diperdagangkan di Rp355,58 (kapitalisasi pasar Rp1,16T, volume 24 jam Rp74,08M). Perbedaan utamanya: Huma Finance jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai Huma Finance dibatasi (3,3B / 10B HUMA (33%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan Huma Finance selama 14 Hari.
| ARPA | HUMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,52M | Rp1,16T |
Volume (24h) | Rp68,72M | Rp74,08M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 3,3B / 10B HUMA (33%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Huma Finance adalah jaringan PayFi pertama yang memungkinkan pembiayaan pembayaran global dengan likuiditas instan—kapan saja dan di mana saja. Huma memungkinkan institusi pembayaran di seluruh dunia untuk menyelesaikan transaksi secara real-time menggunakan stablecoin dan likuiditas on-chain. Teknologi ini mendukung berbagai kasus penggunaan PayFi seperti pembayaran lintas negara, kartu kredit, dan pembiayaan perdagangan, serta membuka peluang untuk solusi baru seperti pembiayaan DePIN.
Selengkapnya di halaman HUMA →