Perbedaan ARPA dan The Graph: ARPA diperdagangkan di Rp154,67 (kapitalisasi pasar Rp234,57M, volume 24 jam Rp73,07M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp241,11 (kapitalisasi pasar Rp2,63T, volume 24 jam Rp221,65M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai beredar ARPA 1,5B ARPA dibanding 10,9B GRT milik The Graph. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan The Graph selama 96 Hari.
| ARPA | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp234,57M | Rp2,63T |
Volume (24h) | Rp73,07M | Rp221,65M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 42 Hari | 96 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp152,9 dan market cap Rp233,52 juta. Moving averages memberikan sinyal positif (7 buy vs 6 sell), sementara osilator netral. Token berada di zona support kritis (S1: Rp151) dengan resistensi utama di Rp158. Rata-rata hold time 42 hari menunjukkan komitmen jangka menengah holder.
Outlook: Potensi bullish dengan target resistensi Rp163-174, namun waspada volatilitas tinggi khas crypto. Risiko utama: likuiditas terbatas (market cap kecil) dan ketergantungan pada momentum teknis tanpa katalis fundamental baru. Pemantauan ketat level support Rp139-151 diperlukan.
The Graph (GRT) saat ini diperdagangkan di zona support kritis pada Rp237,24 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak dan osilator. RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound jangka pendek, namun tren keseluruhan masih lemah. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang rebound teknis ada di level support, namun tekanan jual masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto yang dapat memengaruhi harga lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →