Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan Epic Chain: ARPA diperdagangkan di Rp160,73 (kapitalisasi pasar Rp239,84M, volume 24 jam Rp192,99M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp5.652 (kapitalisasi pasar Rp193,57M, volume 24 jam Rp379,69M). Perbedaan utamanya: ARPA lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Epic Chain dibatasi (33,6M / 33,6M EPIC (100%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| ARPA | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp239,84M | Rp193,57M |
Volume (24h) | Rp192,99M | Rp379,69M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
Epic Chain saat ini diperdagangkan pada Rp6.109 dengan kapitalisasi pasar Rp204,73 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages. Token telah mencapai sirkulasi penuh 33,6 juta EPIC dengan hold time rata-rata 10 hari. Harga berada di zona support kritis antara S1 (Rp4.862) dan S2 (Rp3.601), sementara resistance terdekat di R1 (Rp8.489).
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan tekanan jual berkelanjutan. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →