Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan DeepBook Protocol: ARPA diperdagangkan di Rp159,35 (kapitalisasi pasar Rp242,86M, volume 24 jam Rp334,7M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp317,74 (kapitalisasi pasar Rp1,75T, volume 24 jam Rp84,32M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,5B / 10B DEEP (55%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan DeepBook Protocol selama 13 Hari.
| ARPA | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp242,86M | Rp1,75T |
Volume (24h) | Rp334,7M | Rp84,32M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 5,5B / 10B DEEP (55%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
DeepBook Protocol (DEEP) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp318,91, mendekati support kunci di Rp315. Market cap mencapai Rp1,74 triliun dengan supply beredar 5,5 juta token. RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought, sementara ADX mengindikasikan tren kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko koreksi menuju support Rp304. Peluang terbatas pada momentum teknis jika berhasil tembus resistance Rp337. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat mempengaruhi daya tarik fundamental token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →