Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ARPA dan Core: ARPA diperdagangkan di Rp158,25 (kapitalisasi pasar Rp238,29M, volume 24 jam Rp217,76M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp450,99 (kapitalisasi pasar Rp556,26M, volume 24 jam Rp79,8M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar ARPA, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 40 Hari dan Core selama 37 Hari.
| ARPA | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp238,29M | Rp556,26M |
Volume (24h) | Rp217,76M | Rp79,8M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ARPA saat ini diperdagangkan pada Rp155,55 dengan kapitalisasi pasar Rp237,75 juta. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan moving averages yang negatif namun oscillators memberikan sinyal bullish. Token berada di zona pivot point Rp159 dengan support kuat di Rp148 dan resistance di Rp165. Hold time rata-rata 40 hari menunjukkan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook ARPA menunjukkan mixed signals dengan potensi rebound dari level support saat ini. Peluang utama terletak pada momentum bullish oscillators, namun risiko volatilitas tinggi dan kondisi bearish moving averages perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci support dan resistance.
CORE saat ini diperdagangkan di Rp439,32 dengan kapitalisasi pasar Rp558,41 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token berada di zona support kritis S1 (Rp438), dengan sirkulasi supply 60% dari total 2,1 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp428 jika level Rp438 tidak bertahan. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp466, namun volume trading yang rendah dan sentimen pasar kripto global yang hati-hati membatasi potensi kenaikan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →