Perbedaan ARPA dan BounceBit: ARPA diperdagangkan di Rp153,8 (kapitalisasi pasar Rp233,52M, volume 24 jam Rp68,72M), sedangkan BounceBit diperdagangkan di Rp208,1 (kapitalisasi pasar Rp250,8M, volume 24 jam Rp120,03M). Perbedaan utamanya: ARPA dan BounceBit berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai BounceBit dibatasi (1,2B / 2,1B BB (58%)), sedangkan ARPA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ARPA selama 42 Hari dan BounceBit selama 33 Hari.
| ARPA | BB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp233,52M | Rp250,8M |
Volume (24h) | Rp68,72M | Rp120,03M |
Suplai yang Beredar | 1,5B ARPA | 1,2B / 2,1B BB (58%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ARPA Network (ARPA) adalah jaringan komputasi aman terdesentralisasi yang dibangun untuk meningkatkan keadilan, keamanan, dan privasi blockchain. Jaringan BLS di ARPA berfungsi sebagai infrastruktur Random Number Generator (RNG) yang dapat diverifikasi, mengamankan wallet, jembatan cross-chain, dan kustodian terdesentralisasi di beberapa blockchain. ARPA sebelumnya dikenal sebagai ARPA Chain, jaringan Multi-party Computation (MPC) yang mempertahankan privasi yang didirikan pada tahun 2018. ARPA Mainnet telah menyelesaikan lebih dari 224.000 tugas komputasi dalam beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman ARPA →BounceBit chain, sebuah Layer 1 PoS dengan dua token yang diamankan oleh BTC dan $BB, memanfaatkan keamanan Bitcoin dengan kompatibilitas penuh EVM. Dengan merancang liquidity custody token (LCT) dan bermitra dengan CEFFU, pengguna dapat memperoleh bunga dari CeFi serta menggunakan LCT untuk restaking dan farming on-chain.
Selengkapnya di halaman BB →