Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arwana Citramulia Tbk (ARNA) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Arwana Citramulia Tbk
KMI Wire Cable Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arwana Citramulia Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Arwana Citramulia Tbk diperdagangkan di Rp462 (kapitalisasi pasar 3,32 T, volume 24 jam 814,1 rb), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,26 T, volume 24 jam 907,7 rb). Perbedaan utamanya: Arwana Citramulia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (907,7 rb vs 814,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARNAKBLI
Kapitalisasi Pasar
3,32 T1,26 T
Volume
814,1 rb907,7 rb
Lot
8,14 rb9,08 rb
Perputaran
368,09 jt286,84 jt
Harga Rata-rata
452,14316,01
Nilai Transaksi
368,09 jt286,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
462316
Volume Ekuilibrium Indikatif
26121

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARNA
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Arwana Citramulia Tbk

PT. Arwana Citramulia Tbk (the Company) was established under the name PT Arwana Citra Mulia based on the notarial deed No. 21 dated February 22, 1993 of Raden Santoso, as amended by notarial deeds No. 147 dated October 26, 1993 and No. 105 dated November 15, 1993 of Imam Santoso, S.H., which covered, among others, the change in the Company's name PT Arwana Citramulia.

Selengkapnya di halaman ARNA

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI