Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arwana Citramulia Tbk (ARNA) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Arwana Citramulia TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arwana Citramulia Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Arwana Citramulia Tbk diperdagangkan di Rp498 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 2,64 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Arwana Citramulia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Arwana Citramulia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,64 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARNAIKBI
Kapitalisasi Pasar
3,67 T709,92 M
Volume
2,64 jt1,86 jt
Lot
26,42 rb18,57 rb
Perputaran
1,31 M1,06 M
Harga Rata-rata
496,7572,16
Nilai Transaksi
1,31 M1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
498550
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,1 rb155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARNA
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Arwana Citramulia Tbk

PT. Arwana Citramulia Tbk (the Company) was established under the name PT Arwana Citra Mulia based on the notarial deed No. 21 dated February 22, 1993 of Raden Santoso, as amended by notarial deeds No. 147 dated October 26, 1993 and No. 105 dated November 15, 1993 of Imam Santoso, S.H., which covered, among others, the change in the Company's name PT Arwana Citramulia.

Selengkapnya di halaman ARNA

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI