Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arwana Citramulia Tbk (ARNA) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Arwana Citramulia TbkTrading
Merdeka Gold Resources Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arwana Citramulia Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Arwana Citramulia Tbk diperdagangkan di Rp498 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 2,64 jt), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp7.600 (kapitalisasi pasar 113,06 T, volume 24 jam 8,53 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 30,8× kapitalisasi pasar Arwana Citramulia Tbk, dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,53 jt vs 2,64 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARNAEMAS
Kapitalisasi Pasar
3,67 T113,06 T
Volume
2,64 jt8,53 jt
Lot
26,42 rb85,29 rb
Perputaran
1,31 M64,41 M
Harga Rata-rata
496,77.551,63
Nilai Transaksi
1,31 M64,41 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4987.600
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,1 rb4,13 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARNA
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Arwana Citramulia Tbk

PT. Arwana Citramulia Tbk (the Company) was established under the name PT Arwana Citra Mulia based on the notarial deed No. 21 dated February 22, 1993 of Raden Santoso, as amended by notarial deeds No. 147 dated October 26, 1993 and No. 105 dated November 15, 1993 of Imam Santoso, S.H., which covered, among others, the change in the Company's name PT Arwana Citramulia.

Selengkapnya di halaman ARNA

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS