Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arwana Citramulia Tbk (ARNA) vs Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR)

Arwana Citramulia TbkTrading
Bintang Mitra Semestaraya TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arwana Citramulia Tbk dan Bintang Mitra Semestaraya Tbk: Arwana Citramulia Tbk diperdagangkan di Rp498 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 2,64 jt), sedangkan Bintang Mitra Semestaraya Tbk diperdagangkan di Rp306 (kapitalisasi pasar 354,72 M, volume 24 jam 2,4 rb). Perbedaan utamanya: Arwana Citramulia Tbk jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Bintang Mitra Semestaraya Tbk, dan Arwana Citramulia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,64 jt vs 2,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARNABMSR
Kapitalisasi Pasar
3,67 T354,72 M
Volume
2,64 jt2,4 rb
Lot
26,42 rb24
Perputaran
1,31 M733,8 rb
Harga Rata-rata
496,7305,75
Nilai Transaksi
1,31 M733,8 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
498
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARNA
Lihat detail
BMSR
Lihat detail

Tentang Arwana Citramulia Tbk

PT. Arwana Citramulia Tbk (the Company) was established under the name PT Arwana Citra Mulia based on the notarial deed No. 21 dated February 22, 1993 of Raden Santoso, as amended by notarial deeds No. 147 dated October 26, 1993 and No. 105 dated November 15, 1993 of Imam Santoso, S.H., which covered, among others, the change in the Company's name PT Arwana Citramulia.

Selengkapnya di halaman ARNA

Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (the Company) was established on November 16, 1989 based on Notarial Deed No. 240 of Mrs Siti Pertiwi Henny Shidki, S.H., which had been amended by Notarial Deed No. 246 dated May 31, 1991 by the same Notary regarding the change of name from PT Bintang Mahkota Semestaraya into PT Bintang Mitra Semestaraya. BMSR is a company that concentrate its business on investing its capital on property companies. It generally invest its capital through subsidiary companies and groups in developing commercial buildings, apartments and general housing.

Selengkapnya di halaman BMSR