Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arwana Citramulia Tbk (ARNA) vs Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI)

Arwana Citramulia TbkTrading
Bank Rakyat Indonesia Persero TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arwana Citramulia Tbk dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk: Arwana Citramulia Tbk diperdagangkan di Rp498 (kapitalisasi pasar 3,67 T, volume 24 jam 2,64 jt), sedangkan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk diperdagangkan di Rp3.110 (kapitalisasi pasar 469,64 T, volume 24 jam 165,08 jt). Perbedaan utamanya: Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 128× kapitalisasi pasar Arwana Citramulia Tbk, dan Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,08 jt vs 2,64 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARNABBRI
Kapitalisasi Pasar
3,67 T469,64 T
Volume
2,64 jt165,08 jt
Lot
26,42 rb1,65 jt
Perputaran
1,31 M512,31 M
Harga Rata-rata
496,73.103,32
Nilai Transaksi
1,31 M512,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4983.110
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,1 rb285,96 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARNA
Lihat detail
BBRI
Lihat detail

Tentang Arwana Citramulia Tbk

PT. Arwana Citramulia Tbk (the Company) was established under the name PT Arwana Citra Mulia based on the notarial deed No. 21 dated February 22, 1993 of Raden Santoso, as amended by notarial deeds No. 147 dated October 26, 1993 and No. 105 dated November 15, 1993 of Imam Santoso, S.H., which covered, among others, the change in the Company's name PT Arwana Citramulia.

Selengkapnya di halaman ARNA

Tentang Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

Bank Rakyat Indonesia was established under its original name of De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofdeen on 16 Dec 1895 at Purwokerto Central Java. The latest amendment of the articles of association is based on the notarial deed dated 3 Oct 2003, among others regarding the company's status and adjustment with the capital market regulation.

Selengkapnya di halaman BBRI