Perbedaan Arkham dan Neon EVM: Arkham diperdagangkan di Rp1.669 (kapitalisasi pasar Rp374,83M, volume 24 jam Rp940,49M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp247,68 (kapitalisasi pasar Rp59,92M, volume 24 jam Rp2,27M). Perbedaan utamanya: Arkham jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Arkham 225,1M / 1B ARKM (23%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arkham selama 51 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| ARKM | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp374,83M | Rp59,92M |
Volume (24h) | Rp940,49M | Rp2,27M |
Suplai yang Beredar | 225,1M / 1B ARKM (23%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Arkham adalah platform analisis blockchain yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeanonimisasi blockchain dan data on-chain. Platform Arkham dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti melacak dana yang dicuri, mengidentifikasi penipu, memverifikasi pihak ketiga, mengaudit transaksi, menyelidiki peretasan, dan lainnya. Arkham mengklaim bahwa platformnya dapat membantu memerangi penyebaran kejahatan dan penipuan kripto dengan memberikan insentif untuk penelitian on-chain.
Selengkapnya di halaman ARKM →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →