Perbedaan Arkham dan Gram: Arkham diperdagangkan di Rp1.653 (kapitalisasi pasar Rp372,75M, volume 24 jam Rp920,85M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.729 (kapitalisasi pasar Rp65,37T, volume 24 jam Rp672,06M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 175,4× kapitalisasi pasar Arkham, dan suplai Arkham dibatasi (225,1M / 1B ARKM (23%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arkham selama 51 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ARKM | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp372,75M | Rp65,37T |
Volume (24h) | Rp920,85M | Rp672,06M |
Suplai yang Beredar | 225,1M / 1B ARKM (23%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 51 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ARKM saat ini diperdagangkan pada level Rp1.657 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages, meskipun osilator menunjukkan kondisi netral. Market cap mencapai Rp373,39 juta dengan supply yang beredar hanya 23% dari total maksimum. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko dominan pada sisi bearish. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kunci di Rp1.585, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas yang menjadi karakteristik token dengan kapitalisasi pasar kecil.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Arkham adalah platform analisis blockchain yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeanonimisasi blockchain dan data on-chain. Platform Arkham dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti melacak dana yang dicuri, mengidentifikasi penipu, memverifikasi pihak ketiga, mengaudit transaksi, menyelidiki peretasan, dan lainnya. Arkham mengklaim bahwa platformnya dapat membantu memerangi penyebaran kejahatan dan penipuan kripto dengan memberikan insentif untuk penelitian on-chain.
Selengkapnya di halaman ARKM →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →