Perbedaan Arkham dan deBridge: Arkham diperdagangkan di Rp1.666 (kapitalisasi pasar Rp375,76M, volume 24 jam Rp937,02M), sedangkan deBridge diperdagangkan di Rp273,61 (kapitalisasi pasar Rp526,39M, volume 24 jam Rp30,98M). Perbedaan utamanya: deBridge lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Arkham 225,1M / 1B ARKM (23%) dibanding 1,9B / 10B DBR (20%) milik deBridge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arkham selama 51 Hari dan deBridge selama 10 Hari.
| ARKM | DBR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp375,76M | Rp526,39M |
Volume (24h) | Rp937,02M | Rp30,98M |
Suplai yang Beredar | 225,1M / 1B ARKM (23%) | 1,9B / 10B DBR (20%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Arkham adalah platform analisis blockchain yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mendeanonimisasi blockchain dan data on-chain. Platform Arkham dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti melacak dana yang dicuri, mengidentifikasi penipu, memverifikasi pihak ketiga, mengaudit transaksi, menyelidiki peretasan, dan lainnya. Arkham mengklaim bahwa platformnya dapat membantu memerangi penyebaran kejahatan dan penipuan kripto dengan memberikan insentif untuk penelitian on-chain.
Selengkapnya di halaman ARKM →deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →