Perbedaan Ark dan Stader: Ark diperdagangkan di Rp1.621 (kapitalisasi pasar Rp613,43M, volume 24 jam Rp95,75M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.843 (kapitalisasi pasar Rp130,17M, volume 24 jam Rp12,46M). Perbedaan utamanya: Ark jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Ark terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ark selama 29 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| ARK | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,43M | Rp130,17M |
Volume (24h) | Rp95,75M | Rp12,46M |
Suplai yang Beredar | 192,4M ARK | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 13 Hari |
ARK merupakan development platform berbasis cryptocurrency dan blockchain yang memungkinkan pengguna untuk membuat blockchain yang dapat mereka kustomisasi sendiri dan berinteraksi dengan blockchain lainnya. Ekosistem ARK terdiri dari teknologi open-source blockchain dengan bahasa pemrograman TypeScript.
Selengkapnya di halaman ARK →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →