Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Atlas Resources Tbk (ARII) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Atlas Resources TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Atlas Resources Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Atlas Resources Tbk diperdagangkan di Rp284 (kapitalisasi pasar 1,06 T, volume 24 jam 24,4 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Atlas Resources Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 24,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARIISQMI
Kapitalisasi Pasar
1,06 T978,87 M
Volume
24,4 rb21,12 jt
Lot
244211,22 rb
Perputaran
6,95 jt1,32 M
Harga Rata-rata
284,9862,72
Nilai Transaksi
6,95 jt1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
28862
Volume Ekuilibrium Indikatif
91,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARII
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Atlas Resources Tbk

Atlas Resources,PT (the company) was established under its original name of PT Energi Kaltim on Jan 26, 2007. The Company's articles of association has been amended from time to time, the latest amendment regarding the decrease in nominal value of the Company's shares, change compaany's name, and the change in the Company's status from private company to public company.

Selengkapnya di halaman ARII

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI