Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Alexandria Real Estate Equities Inc (ARE) vs Anheuser-Busch Inbev SA (BUD)

Alexandria Real Estate Equities IncTrading
Anheuser-Busch Inbev SATrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Alexandria Real Estate Equities Inc dan Anheuser-Busch Inbev SA: Alexandria Real Estate Equities Inc diperdagangkan di $48,06 (kapitalisasi pasar $8,32B), sedangkan Anheuser-Busch Inbev SA diperdagangkan di $80,69 (kapitalisasi pasar $163,79B). Perbedaan utamanya: Anheuser-Busch Inbev SA jauh lebih besar — sekitar 19,7× kapitalisasi pasar Alexandria Real Estate Equities Inc, dan Alexandria Real Estate Equities Inc memberi dividen lebih tinggi (5,96%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AREBUD
Kapitalisasi Pasar
$8,32B$163,79B
Sektor
Real EstateConsumer Staples
Tertinggi 52 Minggu
$87,45$86,48
Terendah 52 Minggu
$40,41$57,93
Nilai Perusahaan
$21,02B$228,20B
Imbal Hasil Dividen
5,96%1,62%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Alexandria Real Estate Equities Inc

ARE diperdagangkan pada $49,74, naik 2,6% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan harga mendekati support kunci di $49. Fundamental menunjukkan tekanan dengan margin laba bersih negatif 37,12% pada 2025, meskipun laba kotor tetap sehat di 67,28%. Rasio valuasi P/B 0,55 menunjukkan potensi undervalued, namun P/E tinggi 102,99 mencerminkan ekspektasi pertumbuhan. Berita terbaru mencatat kinerja FFO kuartalan yang mengungguli perkiraan, didorong momentum sewa dan panduan tahunan yang diperbarui.

Outlook: Potensi kenaikan terbatas dengan target konsensus analis $53,71, namun risiko signifikan dari rugi bersih berkelanjutan, leverage tinggi (debt-to-asset 40,79%), dan sentimen teknis bearish. Investor perlu memantau pemulihan sewa dan efisiensi biaya untuk mendukung profitabilitas jangka panjang.

Anheuser-Busch Inbev SA

BUD diperdagangkan di $83,76, turun 0,25% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan margin laba bersih 14,9% dan ROE 10,71%, didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil. Berita terkini mencatat penjualan saham oleh institusi seperti Cetera Investment Advisers, namun laporan laba Q2 2026 mengungguli ekspektasi dengan EPS $1,21 versus $1,09.

Outlook positif dengan target konsensus analis $90,17, mencerminkan potensi kenaikan 7,6%. Risiko termasuk volatilitas pasar dan penurunan volume di China, namun pertumbuhan pendapatan organik dan strategi premiumisasi mendukung prospek jangka panjang. Investor perlu memantau utang jangka panjang $68,97B sebagai faktor kunci.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang Alexandria Real Estate Equities Inc

Alexandria Real Estate Equities Inc adalah real estate investment trust (REIT) kantor perkotaan. Perusahaan bergerak dalam bisnis penyediaan ruang untuk disewakan kepada tenant life science, agtech, dan technology. Perusahaan telah membangun market yang signifikan di lokasi-lokasi utama, termasuk Greater Boston, San Francisco Bay Area, New York City, San Diego, Seattle, Maryland, dan Research Triangle. Alexandria memiliki rekam jejak yang sudah lama dan terbukti dalam mengembangkan properti Kelas A yang terkelompok di kampus urban life science, agtech, dan technology yang menyediakan lingkungan yang sangat dinamis dan kolaboratif bagi tenant. Alexandria juga menyediakan modal strategis untuk transformative life science, agtech, dan perusahaan teknologi melalui platform venture capital.

Selengkapnya di halaman ARE

Tentang Anheuser-Busch Inbev SA

Anheuser-Busch InBev merupakan produsen minuman keras terbesar di dunia dan salah satu dari lima perusahaan consumer product teratas, diukur menurut EBITDA. Setelah akuisisi SABMiller di tahun 2016, portofolio perusahaan ini kini meliputi lima dari 10 brand bir teratas dari segi penjualan dan 18 brand dengan penjualan ritel di atas $1milyar. AB InBev berdiri dari hasil merger InBev dari Belgia dan Anheuser-Busch dari AS di tahun 2008. Firma ini punya 62% kepemilikan di Ambev dan SABMiller.

Selengkapnya di halaman BUD