Perbedaan Ardor dan Mina: Ardor diperdagangkan di Rp377,27 (kapitalisasi pasar Rp480,7M, volume 24 jam Rp15,19M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp717,82 (kapitalisasi pasar Rp923,54M, volume 24 jam Rp68,03M). Perbedaan utamanya: Mina lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Ardor dibatasi (998,5M / 998,5M ARDR (100%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ardor selama 21 Hari dan Mina selama 62 Hari.
| ARDR | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp480,7M | Rp923,54M |
Volume (24h) | Rp15,19M | Rp68,03M |
Suplai yang Beredar | 998,5M / 998,5M ARDR (100%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 21 Hari | 62 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Ardor adalah platform blockchain multichain yang menggunakan arsitektur rantai induk dan anak. Keamanan seluruh jaringan dijaga oleh rantai induk Ardor, sementara rantai anak yang saling terhubung menyediakan seluruh fungsionalitas. Tim pengembang meyakini bahwa desain ini—ditambah dengan fitur izin pengguna hybrid—memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk berbagai kasus penggunaan, serta membuka peluang lebih luas bagi adopsi teknologi blockchain di pasar umum.
Selengkapnya di halaman ARDR →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →