Perbedaan Ardor dan Gravity: Ardor diperdagangkan di Rp377,27 (kapitalisasi pasar Rp480,7M, volume 24 jam Rp15,19M), sedangkan Gravity diperdagangkan di Rp63,39 (kapitalisasi pasar Rp695,59M, volume 24 jam Rp52,23M). Perbedaan utamanya: Gravity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Ardor 998,5M / 998,5M ARDR (100%) dibanding 11B / 12B G (92%) milik Gravity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ardor selama 21 Hari dan Gravity selama 50 Hari.
| ARDR | G | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp480,7M | Rp695,59M |
Volume (24h) | Rp15,19M | Rp52,23M |
Suplai yang Beredar | 998,5M / 998,5M ARDR (100%) | 11B / 12B G (92%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 50 Hari |
Ardor adalah platform blockchain multichain yang menggunakan arsitektur rantai induk dan anak. Keamanan seluruh jaringan dijaga oleh rantai induk Ardor, sementara rantai anak yang saling terhubung menyediakan seluruh fungsionalitas. Tim pengembang meyakini bahwa desain ini—ditambah dengan fitur izin pengguna hybrid—memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk berbagai kasus penggunaan, serta membuka peluang lebih luas bagi adopsi teknologi blockchain di pasar umum.
Selengkapnya di halaman ARDR →Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →