Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ardor (ARDR) vs Chromia (CHR)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ardor dan Chromia: Ardor diperdagangkan di Rp377,27 (kapitalisasi pasar Rp480,7M, volume 24 jam Rp15,19M), sedangkan Chromia diperdagangkan di Rp235,48 (kapitalisasi pasar Rp234,25M, volume 24 jam Rp10,9M). Perbedaan utamanya: Ardor jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai Ardor dibatasi (998,5M / 998,5M ARDR (100%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ardor selama 21 Hari dan Chromia selama 51 Hari.

ARDRCHR
Kap. Pasar
Rp480,7MRp234,25M
Volume (24h)
Rp15,19MRp10,9M
Suplai yang Beredar
998,5M / 998,5M ARDR (100%)987,4M CHR
Typical Hold Time
21 Hari51 Hari

Tentang Ardor

Ardor adalah platform blockchain multichain yang menggunakan arsitektur rantai induk dan anak. Keamanan seluruh jaringan dijaga oleh rantai induk Ardor, sementara rantai anak yang saling terhubung menyediakan seluruh fungsionalitas. Tim pengembang meyakini bahwa desain ini—ditambah dengan fitur izin pengguna hybrid—memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk berbagai kasus penggunaan, serta membuka peluang lebih luas bagi adopsi teknologi blockchain di pasar umum.

Selengkapnya di halaman ARDR

Tentang Chromia

Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.

Selengkapnya di halaman CHR