Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Archi Indonesia Tbk
Maharaksa Biru Energi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 24,86 T, volume 24 jam 21,8 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp248 (kapitalisasi pasar 1,64 T, volume 24 jam 11,99 jt). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 15,2× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,8 jt vs 11,99 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIOASA
Kapitalisasi Pasar
24,86 T1,64 T
Volume
21,8 jt11,99 jt
Lot
218,04 rb119,9 rb
Perputaran
20,81 M3,01 M
Harga Rata-rata
954,51250,88
Nilai Transaksi
20,81 M3,01 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
930248
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,48 rb4,31 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA