Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Archi Indonesia TbkTrading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.200 (kapitalisasi pasar 31,42 T, volume 24 jam 23,62 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 21,08 jt). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 15,3× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (23,62 jt vs 21,08 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIOASA
Kapitalisasi Pasar
31,42 T2,06 T
Volume
23,62 jt21,08 jt
Lot
236,18 rb210,76 rb
Perputaran
28,62 M6,69 M
Harga Rata-rata
1.211,87317,32
Nilai Transaksi
28,62 M6,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.200316
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,49 rb3,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA