Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Archi Indonesia Tbk
KMI Wire Cable Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 24,86 T, volume 24 jam 21,8 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,26 T, volume 24 jam 907,7 rb). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 19,7× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,8 jt vs 907,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIKBLI
Kapitalisasi Pasar
24,86 T1,26 T
Volume
21,8 jt907,7 rb
Lot
218,04 rb9,08 rb
Perputaran
20,81 M286,84 jt
Harga Rata-rata
954,51316,01
Nilai Transaksi
20,81 M286,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
930316
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,48 rb21

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI