Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Archi Indonesia TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 31,42 T, volume 24 jam 7,14 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.250 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,31 jt). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,14 jt vs 1,31 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIJPFA
Kapitalisasi Pasar
31,42 T26,5 T
Volume
7,14 jt1,31 jt
Lot
71,39 rb13,05 rb
Perputaran
8,78 M2,94 M
Harga Rata-rata
1.229,742.252,67
Nilai Transaksi
8,78 M2,94 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2552.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,47 rb41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA