Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Archi Indonesia TbkTrading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.200 (kapitalisasi pasar 31,42 T, volume 24 jam 23,62 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 662,4 rb). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 14,9× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (23,62 jt vs 662,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIJAWA
Kapitalisasi Pasar
31,42 T2,11 T
Volume
23,62 jt662,4 rb
Lot
236,18 rb6,62 rb
Perputaran
28,62 M86,17 jt
Harga Rata-rata
1.211,87130,09
Nilai Transaksi
28,62 M86,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.200131
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,49 rb9

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA