Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Archi Indonesia Tbk
Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 24,86 T, volume 24 jam 21,8 jt), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.160 (kapitalisasi pasar 2,14 T, volume 24 jam 262,4 rb). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 11,6× kapitalisasi pasar Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,8 jt vs 262,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIIPCC
Kapitalisasi Pasar
24,86 T2,14 T
Volume
21,8 jt262,4 rb
Lot
218,04 rb2,62 rb
Perputaran
20,81 M304,04 jt
Harga Rata-rata
954,511.158,69
Nilai Transaksi
20,81 M304,04 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
9301.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,48 rb160

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC