Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Archi Indonesia TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 31,42 T, volume 24 jam 15,05 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp850 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 22,8 rb). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (15,05 jt vs 22,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIIMAS
Kapitalisasi Pasar
31,42 T3,4 T
Volume
15,05 jt22,8 rb
Lot
150,48 rb228
Perputaran
18,36 M19,36 jt
Harga Rata-rata
1.219,85848,9
Nilai Transaksi
18,36 M19,36 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.255850
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,47 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS