Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Archi Indonesia Tbk
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 24,86 T, volume 24 jam 21,8 jt), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp51 (kapitalisasi pasar 6,62 T, volume 24 jam 48,73 jt). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk., dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (48,73 jt vs 21,8 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIGMFI
Kapitalisasi Pasar
24,86 T6,62 T
Volume
21,8 jt48,73 jt
Lot
218,04 rb487,25 rb
Perputaran
20,81 M2,54 M
Harga Rata-rata
954,5152,05
Nilai Transaksi
20,81 M2,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
93051
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,48 rb2,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI