Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Archi Indonesia TbkTrading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp1.215 (kapitalisasi pasar 31,42 T, volume 24 jam 7,77 jt), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar 6,39 T, volume 24 jam 600). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Enseval Putera Megatrading Tbk., dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (7,77 jt vs 600). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCIEPMT
Kapitalisasi Pasar
31,42 T6,39 T
Volume
7,77 jt600
Lot
77,73 rb6
Perputaran
9,55 M1,39 jt
Harga Rata-rata
1.228,442.311,67
Nilai Transaksi
9,55 M1,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.255
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,47 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT