Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Archi Indonesia Tbk (ARCI) vs Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP)

Archi Indonesia Tbk
Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Archi Indonesia Tbk dan Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.: Archi Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp930 (kapitalisasi pasar 24,86 T, volume 24 jam 21,8 jt), sedangkan Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. diperdagangkan di Rp1.370 (kapitalisasi pasar 9,14 T, volume 24 jam 38,4 rb). Perbedaan utamanya: Archi Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Citra Marga Nusaphala Persada Tbk., dan Archi Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,8 jt vs 38,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ARCICMNP
Kapitalisasi Pasar
24,86 T9,14 T
Volume
21,8 jt38,4 rb
Lot
218,04 rb384
Perputaran
20,81 M51,67 jt
Harga Rata-rata
954,511.345,59
Nilai Transaksi
20,81 M51,67 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
930
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,48 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ARCI
Lihat detail
CMNP
Lihat detail

Tentang Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 of Fatma Agung Budiwijaya, S.H., dated September 14, 2010. The Company commenced its commercial operations in 2010 and is primarily involved in investment holding. PT Rajawali Corpora is the Companys parent and ultimate parent entity.

Selengkapnya di halaman ARCI

Tentang Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.

PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Investment Law No. 6 of 1968, as amended by Law No. 12 of 1970 based on Notarial Deed No. 58 dated April 13, 1987 of Kartini Muljadi, S.H.The Company derives its revenues primarily from tollgate proceeds, project management fees and, to a lesser extent, from services related to the operations of a toll way system. The Company started commercial operations on March 1990. On June 19th, 1996, the Tanjung Priok – Jembatan Tiga toll road started commercial operations.

Selengkapnya di halaman CMNP